Skip to content
Nasional

MPLS di SDN Srengseng Sawah Berjalan Normal Seusai Teror Bom

Sari Setiawan - tempatdonasi.com 3 mins read

MPLS di SDN Srengseng Sawah Berjalan Lancar Pasca Ancaman Bom MPLS di SDN Srengseng Sawah Berjalan - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS di

MPLS di SDN Srengseng Sawah Berjalan Normal Seusai Teror Bom

MPLS di SDN Srengseng Sawah Berjalan Lancar Pasca Ancaman Bom

Tempatdonasi.com – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, telah kembali berjalan secara normal setelah melalui masa-masa tegang. Sekolah yang terletak di kawasan Jagakarsa ini sempat menerima ancaman teror bom pada hari Senin, tanggal 13 Juli 2026. Meskipun kekhawatiran melanda seluruh warga sekolah, proses pengenalan lingkungan bagi para siswa baru tetap berlangsung dengan lancar dan tertib.

Siswa-siswa baru terlihat mengikuti rangkaian kegiatan MPLS secara berkelompok di bawah pengawasan para guru. Mereka mengikuti arahan dengan penuh perhatian dan ketertiban. Sementara itu, para siswa dari kelas-kelas lainnya juga terlihat menjalani kegiatan belajar mengajar di dalam ruang kelas masing-masing bersama guru-guru mereka. Suasana sekolah kembali kondusif setelah insiden tersebut dan semua aktivitas berjalan seperti biasa.

Respons Cepat Guru dan Pihak Berwenang

Seorang guru yang tidak ingin namanya disebutkan mengungkapkan rasa syukarnya atas kelancaran MPLS di SDN Srengseng Sawah. Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan pengenalan lingkungan berjalan aman dan telah ditangani oleh pihak yang berwenang. Pernyataan tersebut disampaikan saat ditemui di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari Rabu, 15 Juli 2026.

Alhamdulillah. Pelaksanaan MPLS aman. Sudah ditangani pihak yang berwajib, kata seorang guru yang enggan disebutkan namanya.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya telah menyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut akan tetap berjalan meskipun ada ancaman teror bom. Ia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena polisi telah bertindak cepat. Pernyataan ini disampaikan oleh Pramono di Balai Kota DKI Jakarta pada hari Senin, 13 Juli 2026.

Karena polisi sudah bertindak, ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.

Detail Ancaman dan Proses Evakuasi

Ancaman bom tersebut terjadi tepat pada hari pertama masuk sekolah. Pesan ancaman dikirimkan melalui aplikasi pesan WhatsApp dengan isi yang cukup mengejutkan. Isi pesan tersebut menyebutkan adanya sebelas bom yang disimpan di berbagai lokasi di dalam sekolah. Informasi ini tentu menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekolah, termasuk para siswa dan guru.

Para murid dan guru sempat dievakuasi sebagai langkah pencegahan. Tim Gegana atau Tim Penanganan Bahan Peledak diturunkan ke lokasi untuk memastikan keamanan sekolah. Proses evakuasi dilakukan dengan tertib dan tanpa kepanikan berlebihan. Setelah pemeriksaan menyeluruh, sekolah dinyatakan aman untuk kembali digunakan oleh seluruh warga sekolah.

Penangkapan Pelaku dan Motif Ancaman

Pada hari yang sama, Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil menangkap pelaku ancaman teror bom tersebut. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa motif pelaku mengirimkan pesan ancaman bom adalah karena sekadar iseng. Namun, penyidik masih terus menyelidiki motif sebenarnya dari pelaku.

Termasuk mendalami latar belakang pelaku, kata Iman di kantornya, Senin.

Komisaris Besar Budi Hermanto, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, mengatakan bahwa pelaku telah dibawa ke Markas Polres Metro Jakarta Selatan. Pelaku berinisial MY berusia 34 tahun diketahui merupakan seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi sekolah. Proses pendalaman oleh penyidik masih terus berlangsung untuk mendapatkan kejelasan lebih lanjut mengenai kasus ini.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi pada momen penting bagi siswa baru. Kelancaran MPLS setelah insiden tersebut menunjukkan bahwa pihak sekolah dan kepolisian telah bekerja sama dengan baik untuk memastikan keamanan seluruh warga sekolah. Seluruh aktivitas di SDN Srengseng Sawah kini telah kembali normal tanpa hambatan berarti.

Join the discussion