Skip to content
Nasional

Serba-Serbi Prabowo di Peluncuran Implementasi Biodiesel B50

Intan Kurniawan - tempatdonasi.com 3 mins read

Prabowo Ungkap Temuan Emas Papua dan Luncurkan Biodiesel B50 New Policy - Presiden Prabowo Subianto baru saja menerima laporan penting beberapa jam sebelum

Serba-Serbi Prabowo di Peluncuran Implementasi Biodiesel B50

Prabowo Ungkap Temuan Emas Papua dan Luncurkan Biodiesel B50

Tempatdonasi.com – Presiden Prabowo Subianto baru saja menerima laporan penting beberapa jam sebelum acara peresmian program biodiesel B50. Tim ekspedisi ilmiah yang terdiri dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, sejumlah perguruan tinggi, serta didukung penuh oleh Tentara Nasional Indonesia telah menemukan cadangan emas dan mineral dalam jumlah besar di pegunungan Papua. Ekspedisi tersebut baru berjalan selama dua hingga tiga minggu di wilayah tersebut.

Kendati tidak merincikan lokasi spesifik, estimasi cadangan, maupun jenis mineral lain selain emas yang ditemukan, Prabowo menegaskan bahwa temuan ini memberikan harapan cerah bagi masa depan ekonomi Indonesia. Ia menjelaskan bahwa bangsa ini tidak pernah memiliki sifat membenci terhadap orang lain, namun kenyataannya banyak pihak yang merasa dengki dan iri terhadap kemajuan Tanah Air.

Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia

Di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis, 9 Juli 2026, Prabowo secara resmi meluncurkan implementasi mandatori campuran biodiesel 50 persen atau yang dikenal sebagai B50. Program ini mewajibkan pencampuran biodiesel berbasis minyak sawit sebesar 50 persen ke dalam bahan bakar minyak jenis solar.

Kepala Negara menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara pertama yang menerapkan biodiesel B50 secara nasional. Ia menekankan bahwa pencapaian ini bukan sekadar keberhasilan teknologi, melainkan bukti nyata bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyat.

Dengan diluncurkannya program ini, Indonesia resmi jadi negara pertama di dunia yang menerapkan biodiesel B50.

Kemandirian Energi dan Tanggung Jawab Sosial

Bagi Prabowo, implementasi B50 merupakan tonggak penting dalam rangka menuju kemandirian energi Tanah Air. Menurutnya, kelangsungan suatu bangsa ditentukan oleh kemampuannya menghasilkan sumber pangan, energi, dan air sendiri. Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan bahwa kelompok masyarakat kaya harus rela membayar bahan bakar minyak yang lebih mahal.

Prabowo mengklaim bahwa dunia memuji Indonesia karena tidak menaikkan harga BBM untuk rakyat kecil. Ia menekankan bahwa BBM subsidi wajib ditahan harganya, berbeda dengan BBM nonsubsidi yang digunakan oleh kelompok mampu. Ia juga mengungkapkan kekejutannya ketika tokoh-tokoh dunia membicarakan Indonesia yang berhasil tidak panik dan tidak menaikkan BBM untuk rakyat kecil.

Saya kaget sendiri, tokoh dunia membicarakan Indonesia, Indonesia kok berhasil tidak panik, tidak menaikkan BBM untuk rakyat kecil. Kalau untuk orang kaya tidak masalah.

Tawa dan Canda di Hadapan Pengusaha

Prabowo kemudian menyebutkan sejumlah nama pengusaha yang hadir dalam acara tersebut. Mereka di antaranya adalah bos Adaro Energy Indonesia Tbk, Garibaldi atau Boy Thohir; bos PT Indika Energy Tbk, Arsjad Rasjid; hingga Chief Executive Officer Badan Pengelola Investasi Danantara, Rosan Perkasa Roeslani yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha.

Dengan nada bercanda, Prabowo berujar kepada Boy Thohir bahwa ia tidak akan ada masalah membayar harga BBM yang lebih mahal. Ia juga menyinggung kebiasaan Arsjad Rasjid yang sering menggunakan mobil Lamborghini, sehingga seharusnya tidak keberatan membayar lebih. Rosan Perkasa Roeslani juga tidak luput dari ejekan ringan dari Presiden.

Mewaspadai Narasi Negatif

Prabowo mengatakan sikap benci dari pihak lain terlihat salah satunya di media sosial. Ia menyinggung narasi yang pernah beredar di dunia maya, seperti tagar Indonesia gelap hingga klaim bahwa Indonesia akan kacau atau kolaps. Narasi itu, menurut dia, juga digunakan oleh orang-orang Indonesia sendiri. Karena itu, Prabowo berujar, masyarakat harus mewaspadai kondisi tersebut.

Dia berharap kolaps, bayangkan, orang Indonesia sendiri berharap kolaps.

Membantah Tuduhan Pemerintah Berbohong

Presiden Prabowo Subianto juga membantah tuduhan orang-orang yang menyebut pemerintah Indonesia berbohong kepada rakyatnya. Ketika berpidato, Prabowo mulanya menyampaikan bahwa pemerintahnya telah mencapai swasembada pangan dalam satu tahun. Namun menurut dia, banyak orang meremehkan pencapaian itu.

Bahkan banyak orang yang mengangkat dirinya sebagai orang pintar, mengejek, menyekat, dan menuduh bahwa pemerintah berbohong kepada rakyat, bahwa Indonesia belum swasembada pangan. Mantan Menteri Pertahanan era Presiden Joko Widodo ini lalu menepis tuduhan tersebut dengan tegas.

Join the discussion