Prabowo: Anggota TNI-Polri Butuh Gaji yang Baik
Prabowo: Gaji Layak untuk TNI-Polri dan Aparatur Negara Prabowo - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penting mengenai kebutuhan akan sistem

Prabowo: Gaji Layak untuk TNI-Polri dan Aparatur Negara
Tempatdonasi.com – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan penting mengenai kebutuhan akan sistem remunerasi yang memadai bagi para anggota Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam pernyataannya, Kepala Negara menekankan bahwa kompensasi finansial yang sesuai dengan tanggung jawab pekerjaan dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi berbagai bentuk penyalahgunaan wewenang terhadap masyarakat.
Menurut pandangan Presiden, ketika para prajurit dan anggota kepolisian menerima upah yang layak, mereka akan lebih mampu menghindari praktik-praktik pemerasan yang selama ini sering terjadi. Hal ini menunjukkan adanya hubungan langsung antara kesejahteraan aparatur negara dengan integritas pelayanan publik kepada masyarakat.
Perluasan Konsep Gaji Layak ke Berbagai Profesi
Pernyataan yang disampaikan oleh Prabowo tidak terbatas hanya pada sektor pertahanan dan keamanan saja. Justru, konsep gaji yang baik ini mencakup berbagai bidang profesi lainnya yang juga berkontribusi signifikan terhadap kemajuan bangsa. Tenaga pendidik dan tenaga kesehatan menjadi dua kelompok profesional yang secara khusus disebutkan oleh Presiden sebagai pihak yang memerlukan perbaikan dalam hal kompensasi.
Guru-guru butuh gaji yang baik, dokter-dokter, perawat-perawat butuh gaji yang baik, tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak memeras dari rakyat.
Kutipan tersebut diucapkan oleh Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato dalam rangkaian acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional. Acara yang berlangsung di kawasan Senayan, Jakarta ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat negara. Tanggal pelaksanaan acara tersebut adalah Ahad, 12 Juli 2026, menandai momentum penting dalam agenda kenegaraan.
Peringatan untuk Pegawai Negeri dan Koruptor
Lebih lanjut, Presiden menambahkan bahwa pegawai negeri sipil juga termasuk dalam kategori yang memerlukan perhatian khusus terkait masalah gaji. Menurutnya, kompensasi yang memadai dapat menjadi faktor preventif terhadap praktik korupsi di lingkungan birokrasi.
Pegawai negeri butuh gaji yang baik supaya mereka tidak korupsi.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan peringatan keras kepada para pelaku korupsi di Indonesia. Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, beliau mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam praktik penyalahgunaan uang negara untuk segera melakukan introspeksi diri. Beliau meminta agar para koruptor menghentikan berbagai praktik yang merugikan masyarakat.
Untuk sekian kali lagi, saya bicara dari dulu. Hey, para koruptor, sadar diri. Hentikan praktik-praktik kau, hentikan.
Harapan Rakyat terhadap Keadilan
Prabowo juga menegaskan bahwa masyarakat Indonesia memiliki karakter yang unik. Meskipun dikenal sebagai bangsa yang mudah memberikan maaf, rakyat tidak serta merta melupakan ketidakadilan yang mereka alami. Presiden meminta agar kekayaan yang seharusnya menjadi milik rakyat dikembalikan dengan cara yang baik dan transparan.
Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik. Kita bangsa pemaaf, tapi rakyat butuh keadilan, rakyat butuh kesejahteraan.
Pernyataan ini mencerminkan harapan besar masyarakat terhadap pemerintahan yang lebih bersih dan berkeadilan. Rakyat menginginkan tidak hanya pengampunan, tetapi juga tindakan nyata untuk memperbaiki sistem yang ada.
Pilihan Editor: Mengapa Polri Menjadi Institusi Terkorup se-Asia Tenggara
