Skip to content
Nasional

LRT Jakarta Fase 1B Veldrome-Manggarai Tersambung 100 Persen

Joko Purnama - tempatdonasi.com 3 mins read

Konektivitas LRT Jakarta Fase 1B Mencapai Titik Puncak dengan Penyelesaian Girder Terakhir Special Plan - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau yang lebih

LRT Jakarta Fase 1B Veldrome-Manggarai Tersambung 100 Persen

Konektivitas LRT Jakarta Fase 1B Mencapai Titik Puncak dengan Penyelesaian Girder Terakhir

Tempatdonasi.com – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau yang lebih dikenal sebagai Jakpro telah resmi menyelesaikan tahap penting dalam proyek infrastruktur transportasi massal di ibu kota. Proses pengangkatan girder terakhir untuk pembangunan LRT Jakarta Fase 1B pada rute Velodrome hingga Manggarai telah berhasil dilakukan. Penempatan girder ini dilakukan di atas area Double Double Track (DDT) Manggarai, sebuah lokasi yang selama ini dianggap sebagai salah satu titik paling krusial dalam keseluruhan rangkaian pembangunan proyek tersebut.

Signifikansi Area DDT Manggarai dalam Proyek LRT

Keberadaan area DDT Manggarai sejak awal telah menjadi fokus perhatian khusus dari seluruh tim proyek. Hal ini disebabkan oleh posisinya yang tepat berada di atas jalur kereta api yang sudah beroperasi dengan intensitas tinggi. Kondisi ini menuntut pelaksanaan pengangkatan girder dengan perencanaan yang sangat matang dan terstruktur. Koordinasi lintas instansi menjadi hal yang tidak dapat diabaikan, begitu pula dengan pemanfaatan working window yang tersedia secara terbatas.

Semua upaya tersebut dilakukan dengan tujuan agar proses konstruksi tidak mengganggu operasional perkeretaapian yang terus berjalan setiap hari. Area DDT Manggarai ini kemudian ditetapkan sebagai titik kritikal terakhir dalam fase pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Keberhasilan pengangkatan girder terakhir di lokasi ini menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi seluruh tim yang bekerja di lapangan.

“Karena tantangannya bukan hanya pada aspek teknis konstruksi, tetapi juga pada koordinasi keselamatan dengan operasional perkeretaapian yang tetap berlangsung,” jelas Iwan Takwin, Direktur Utama Jakpro.

Progres Pembangunan dan Target Operasional

Penyelesaian seluruh pekerjaan pengangkatan girder ini memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B. Hingga memasuki pekan keempat bulan Juni 2026, capaian proyek telah mencapai angka 94,061 persen. Angka ini menunjukkan bahwa hampir seluruh pekerjaan konstruksi telah rampung dan tinggal pada tahap penyelesaian akhir.

Tahapan selanjutnya akan lebih difokuskan pada penyelesaian pekerjaan lanjutan serta penguatan kesiapan operasional. Semua upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi memastikan bahwa LRT Jakarta Fase 1B dapat memasuki tahap operasional sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan sebelumnya. Jakpro secara resmi menargetkan bahwa LRT Jakarta Fase 1B akan memasuki tahap operasional pada bulan Agustus 2026.

Target ini sejalan dengan penyelesaian tahapan konstruksi dan kesiapan sistem secara menyeluruh. Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B juga menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat sistem transportasi publik di Jakarta. Inisiatif ini mendukung pemenuhan indikator Jakarta sebagai kota global sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Dampak Jangka Panjang bagi Jakarta

Kehadiran jalur transportasi baru ini diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan pada terciptanya ruang kota yang nyaman untuk dihuni oleh masyarakat. Lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan juga menjadi salah satu manfaat yang diharapkan dapat terwujud. Selain itu, aksesibilitas intra dan interkota akan semakin terkoneksi dengan adanya jalur ini.

Setelah beroperasi secara penuh, pengoperasian LRT Jakarta Fase 1A dan 1B secara kolektif ditargetkan mampu melayani hingga 18 juta penumpang pada tahun 2028. Angka ini menunjukkan potensi besar jalur ini dalam memenuhi kebutuhan transportasi harian warga Jakarta. Selain memperkuat konektivitas antar kawasan, sistem transportasi publik berbasis listrik ini juga diproyeksikan berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon perkotaan.

Proyeksi menunjukkan pengurangan emisi karbon hingga 2.927.250 ton COe. Angka ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Jakarta yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Jakpro menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan proyek ini sesuai target. Ini bukan semata soal penyelesaian konstruksi, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin terintegrasi, andal, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta,” ujar Iwan.

Kehadiran jalur ini diharapkan menjadi wujud nyata kontribusi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Jakpro dalam memperkuat konektivitas transportasi publik. Sistem mobilitas perkotaan yang semakin terintegrasi akan menghadirkan manfaat besar bagi masyarakat Jakarta dalam jangka panjang.

Join the discussion