Special Plan: Kemendagri: Bupati Indramayu masuk lima besar kinerja terbaik nasional

Kemendagri: Bupati Indramayu masuk lima besar kinerja terbaik nasional

Special Plan – Dalam rangka perayaan Hari Otonomi Daerah yang ke-30, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan bahwa Bupati Indramayu, Lucky Hakim, berhasil masuk dalam lima besar pemimpin daerah dengan performa terbaik di tingkat nasional. Evaluasi ini dilakukan berdasarkan hasil penilaian terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, yang dianggap menjadi indikator penting dalam menilai kemajuan administrasi dan kualitas layanan publik di seluruh Indonesia. Selasa lalu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menyampaikan penghargaan tersebut dalam sebuah pernyataan resmi di Jakarta.

“Bupati Lucky Hakim menunjukkan kinerja yang sangat baik di berbagai aspek, termasuk dalam pelayanan masyarakat dan inovasi pemerintahan. Karena itu, beliau layak meraih penghargaan ini,” ujar Bima Arya.

Kemendagri menggunakan mekanisme Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) sebagai dasar penilaian. Mekanisme ini telah diimplementasikan sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026, yang dirancang untuk mengukur kualitas kerja pemerintahan daerah secara objektif. Indikator yang digunakan mencakup berbagai parameter, seperti efisiensi birokrasi, partisipasi masyarakat, serta keberhasilan program pembangunan yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Kemendagri menggelar acara penyerahan penghargaan di Jakarta, Senin (27/4). Pemimpin daerah yang masuk dalam lima besar ini ditetapkan setelah melalui proses analisis yang terus ditingkatkan setiap tahun. Bima Arya menjelaskan bahwa penilaian ini tidak hanya mempertimbangkan prestasi tahunan, tetapi juga konsistensi dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah. “Proses ini dirancang agar hasil evaluasi dapat mencerminkan kemajuan yang nyata dan berkelanjutan,” tambahnya.

“Ini bukan pencapaian pribadi, tapi hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan di daerah, termasuk Forkopimda, DPRD, dan masyarakat Indramayu,” kata Lucky Hakim.

Bupati Indramayu menegaskan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi semangat untuk terus meningkatkan kinerja. Ia menyoroti pentingnya transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan layanan publik sebagai prioritas utama. “Kami berkomitmen untuk memastikan setiap program yang dicanangkan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujarnya. Lucky juga berharap penghargaan ini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Kabupaten Indramayu, yang berada di peringkat kelima nasional, mencapai hasil yang menggembirakan di tengah persaingan ketat dengan 514 kabupaten dan kota lainnya. Prestasi ini menunjukkan bahwa daerah tersebut berhasil mengelola sumber daya dengan baik, baik dari segi keuangan maupun sumber daya manusia. Pemimpin daerah yang baru saja meraih penghargaan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga legislatif dan masyarakat, dalam menciptakan kebijakan yang efektif.

EPPD tidak hanya mengukur performa pemimpin daerah, tetapi juga memberikan gambaran tentang kemampuan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan. Penilaian ini dilakukan secara berkala dan berkelanjutan, memastikan bahwa setiap evaluasi mencerminkan perkembangan terkini. Kemendagri menegaskan bahwa indikator yang digunakan dirancang secara matang agar hasilnya dapat dipercaya dan relevan dengan kondisi daerah.

“Alhamdulillah, penghargaan ini tidak terlepas dari dukungan penuh teman-teman legislatif di DPRD serta doa masyarakat Indramayu. Kami hanya menjalankan amanah,” lanjut Lucky Hakim.

Bima Arya menambahkan bahwa hasil evaluasi ini memberikan pengakuan bahwa pemerintahan daerah di Indramayu telah menunjukkan progres yang signifikan. “Kemendagri menyadari bahwa keberhasilan daerah tidak hanya bergantung pada kepemimpinan individu, tetapi juga pada komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung kebijakan dan program yang dijalankan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat bahwa pemerintahan daerah harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kemendagri menekankan bahwa evaluasi EPPD menjadi alat penting untuk memperbaiki sistem pemerintahan daerah. Dengan adanya penilaian yang transparan, daerah dapat memahami kelemahan dan kekuatan masing-masing, serta mengambil langkah-langkah strategis untuk mengatasi masalah. Pemimpin daerah yang masuk dalam lima besar ini juga diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Dalam konteks otonomi daerah, Kabupaten Indramayu menjadi salah satu daerah yang berhasil menunjukkan kinerja luar biasa. Prestasi ini tidak hanya membanggakan pemerintah daerah, tetapi juga menegaskan peran penting pemerintah daerah dalam pengembangan nasional. Lucky Hakim menuturkan bahwa penghargaan ini adalah kesempatan untuk meningkatkan lagi kualitas kerja, khususnya dalam memperkuat transparansi dan partisipasi masyarakat.

Evaluasi nasional ini juga menjadi kebanggaan bagi seluruh elemen masyarakat Indramayu. Bima Arya menjelaskan bahwa kriteria penilaian mempertimbangkan berbagai aspek, seperti keberhasilan dalam pengelolaan keuangan, inisiatif kreatif, dan kepuasan masyarakat. “Kabupaten Indramayu menempati peringkat kelima, yang menunjukkan bahwa daerah ini tidak hanya mampu mengelola sumber daya secara efisien, tetapi juga mampu menciptakan dampak yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Keberhasilan Indramayu dalam EPPD menjadi momentum untuk terus mendorong inovasi dan keberlanjutan dalam pemerintahan daerah. Bima Arya menyebutkan bahwa penghargaan ini memperkuat komitmen Kemendagri untuk mengawal kinerja daerah secara berkala. “Kami percaya bahwa dengan evaluasi yang terus berjalan, daerah-daerah lain akan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka,” tuturnya.

Dengan masuk dalam lima besar kinerja terbaik nasional, Indramayu kini menduduki posisi yang layak diapresiasi. Bupati Lucky Hakim berharap capaian ini dapat menjadi dasar untuk menyusun strategi baru, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Kami akan terus berusaha memberikan layanan yang terbaik, agar masyarakat dapat merasakan manfaat dari berbagai program yang kami jalankan,” pungkasnya.