Target Reza Arap untuk Film Harusnya Horror
Sutradara dalam "Harusnya Horror" Target Reza Arap untuk Film Harusnya - Reza Oktovian, yang lebih dikenal dengan nama panggung Reza Arap, kini sedang

Reza Arap Menghadapi Tantangan Baru sebagai Sutradara dalam “Harusnya Horror”
Tempatdonasi.com – Reza Oktovian, yang lebih dikenal dengan nama panggung Reza Arap, kini sedang mempersiapkan debutnya sebagai seorang sutradara. Proyek pertamanya adalah sebuah film bergenre komedi-horor dengan judul “Harusnya Horror”. Kreator konten populer ini memiliki ambisi besar untuk proyeknya, yaitu menargetkan jumlah penonton mencapai 4,3 juta orang saat film tersebut tayang di layar lebar.
Ekspektasi Tinggi dan Tantangan Personal
Menyikapi target penonton yang cukup besar tersebut, Reza mengakui bahwa angka tersebut memang menjadi tantangan tersendiri baginya. Dalam sebuah wawancara yang dilakukan di kawasan Jakarta Pusat pada hari Rabu, 1 Juli 2026, ia mengungkapkan perasaannya secara jujur.
“Angka ya? 4,3 juta. Ekspektasi tinggi banget ya 4,3 juta,” kata Arap sambil tersenyum. Ia menambahkan bahwa jika jumlah penonton ternyata rendah, hal itu akan cukup menyenggol egonya. Terlebih lagi, jika filmnya tidak mampu menembus angka satu juta penonton, Reza merasa akan ada rasa kecewa yang cukup mendalam.
Plot Unik yang Menggabungkan Anime dan Horor
Alur cerita dalam “Harusnya Horror” berangkat dari konsep yang cukup menarik. Film ini mengisahkan tentang seorang karakter yang merupakan penggemar berat serial anime. Karakter tersebut kemudian meninggal dunia, namun ia tidak bisa lepas dari obsesinya. Demi bisa menonton episode terakhir dari anime kesayangannya, sang karakter harus menjalani kehidupan sebagai setan.
Sebagai seorang wibu yang kini menjadi roh, ia menerima tugas dari alam akhirat untuk menakuti seratus ribu manusia. Namun, situasi menjadi semakin menarik ketika keadaan justru terbalik. Alih-alih berhasil menakuti manusia dengan kehadiran mistisnya, sang karakter yang kondisinya sama sekali tidak menyeramkan justru dimanfaatkan oleh sekelompok pembuat konten horor gadungan. Mereka memanfaatkan kehadiran sang setan untuk menciptakan konten berbasis viralitas di media sosial.
Proses Produksi yang Menantang
Reza menyebutkan bahwa selama proses pembuatan film, ia sangat terbantu dengan keterlibatan pelatih akting serta tim kreatif lainnya. Hal ini menjadi sangat penting karena semuanya merupakan pengalaman baru baginya sebagai seorang sutradara. “Jadi memang sangat menantang bagi saya dan teman-teman saya yang menjadi pemeran juga,” tuturnya dengan penuh semangat.
Dalam foto yang diambil di sela-sela acara content day film “Harusnya Horror” di Jakarta pada 1 Juli 2026, terlihat Reza Oktovian berpose bersama kreator konten Yuka Theo, Garry Ang, serta produser pendamping Jimmy L. Lalwani. Kehadiran mereka menunjukkan kolaborasi yang solid dalam proyek ini.
Menurut Reza, dalam proses membangun cerita film ini, sang produser memberikan kebebasan yang cukup besar kepadanya. “Jadi film ini menabrak semua aturan pembuatan film. Dari segi pengambilan gambar, apa pun itu benar-benar menabrak aturan dan itu akan jadi absurd sekali,” jelasnya. Pendekatan yang berani ini menjadi salah satu daya tarik utama dari film tersebut.
Komitmen untuk Mendiang Lula Lahfah
Reza Arap juga menegaskan bahwa “Harusnya Horror” merupakan sebuah karya yang patut dibanggakan, khususnya untuk mendiang Lula Lahfah. Sebagai pacarnya saat itu, Reza merasa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kualitas film fitur pertamanya tersebut. Ia berkomitmen penuh mengingat keluarga Lula sudah mempercayakan sepenuhnya proses produksi film kepada dirinya.
“Keluarga almarhumah percaya-percaya aja kalau ini memang karyanya almarhumah. Saya kan masih sebagai pacarnya hitungannya, ya? Akan terus menjaga itu supaya hasilnya jadi yang terbaik, sih,” tutur Reza dengan penuh perasaan.
Lula Lahfah telah menjalani proses syuting film “Harusnya Horror” sebelum meninggal dunia pada hari Jumat, 23 Januari 2026. Kehadirannya dalam film ini menjadi kenangan yang sangat berarti bagi Reza dan seluruh tim produksi.
Sebagai bentuk penghormatan, Reza Arap mengatakan bahwa tim produksi “Harusnya Horror” sepakat untuk tidak menjadikan kepergian Lula Lahfah sebagai bahan promosi film. “Rumah produksi tidak akan mengglorifikasi kepergiannya almarhumah, karena menurut saya pribadi, karya itu abadi,” kata dia dengan tegas.
Jadwal Tayang Film
Bagi para penggemar yang menantikan kehadiran film ini, “Harusnya Horror” dijadwalkan untuk tayang di bioskop pada tanggal 20 Agustus 2026. Film ini diharapkan dapat menjadi bukti nyata bahwa Reza Arap mampu bertransformasi dari seorang YouTuber menjadi sutradara yang handal. Dengan kombinasi genre komedi dan horor yang unik, serta cerita yang menyentuh hati, film ini diprediksi akan menjadi salah satu film Indonesia yang paling dinantikan tahun ini.
Reza Arap juga akan tampil sebagai pemain utama dalam film ini, sehingga ia harus menghadapi tantangan ganda sebagai sutradara sekaligus aktor. Kolaborasi antara kreativitas visual dan kemampuan aktingnya diharapkan dapat menghasilkan karya sinematik yang memukau penonton Indonesia.
