Skip to content
Gaya

Geliat Mencari Aktivitas Edukatif Anak di Era Digital

Joko Purnama - tempatdonasi.com 4 mins read

Geliat Mencari Aktivitas Edukatif Anak di Era Digital Facing Challenges - Di tengah era digital yang semakin berkembang, peran orang tua dalam mengarahkan

Geliat Mencari Aktivitas Edukatif Anak di Era Digital

Geliat Mencari Aktivitas Edukatif Anak di Era Digital

Tempatdonasi.com – Di tengah era digital yang semakin berkembang, peran orang tua dalam mengarahkan aktivitas anak mulai bergeser. Fokus utama mereka kini lebih pada pencapaian akademik, tetapi kebutuhan akan ruang bermain yang mendorong interaksi sosial dan kegiatan fisik mulai diperhatikan kembali. Aktivitas bermain tidak lagi dianggap sebagai pengisi waktu kosong, melainkan alat penting dalam proses pertumbuhan anak.

Peran Perkembangan Fisik dalam Membentuk Karakter Anak

Belinda Luis, Co-Founder & President Director Wonderlab, menekankan bahwa aktivitas fisik memiliki dampak signifikan pada pembentukan kepribadian anak. Menurutnya, gerakan fisik membantu anak membangun keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan yang dinamis.

“Saat ini, banyak orang tua mengalokasikan perhatian mereka pada aspek akademik, sementara perkembangan fisik yang membangun ketangguhan dan karakter anak sering diabaikan,” kata Belinda dalam acara peluncuran Wonderlab di Senayan City, Jakarta, Senin, 15 Juni 2026.

Belinda menyatakan bahwa anak-anak membutuhkan ruang untuk eksplorasi, berani mencoba hal baru, menghadapi tantangan, serta belajar dari kegagalan secara langsung. Di sisi lain, kemajuan teknologi mengubah cara anak bermain dan belajar, sehingga perlu ada inovasi yang menggabungkan teknologi dengan elemen fisik untuk menciptakan pengalaman yang lebih menyenangkan.

Inovasi Wonderlab dalam Menggabungkan Teknologi dan Aktivitas Fisik

Christian Melvin, Co-Founder & Creative Director Wonderlab, menjelaskan bahwa konsep ini diimplementasikan melalui kombinasi audio, visual, pencahayaan, dan tantangan permainan yang aktif melibatkan anak. Menurutnya, pencahayaan yang lebih redup dibandingkan ruang bermain biasa disengaja untuk menciptakan suasana multisensori yang lebih imersif.

“Kami mengombinasikan pengalaman sensorik melalui elemen audio, visual, dan pencahayaan. Anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga terlibat dalam proses memecahkan tantangan bersama,” ujar Christian.

Permainan di Wonderlab dirancang agar anak bisa berinteraksi secara aktif dan bekerja sama dengan pengunjung lain. Tantangan-tantangan yang disediakan tidak hanya memacu keterampilan motorik, tetapi juga membangun kemampuan sosial. Aktivitas ini juga membuka peluang bagi orang tua untuk terlibat langsung dalam proses pertumbuhan anak.

Menyambut Generasi Alpha dengan Pendekatan Baru

Christian menambahkan bahwa pendekatan Wonderlab merupakan respons terhadap generasi Alpha yang tumbuh dengan teknologi sejak kecil. Meski teknologi menjadi bagian integral dalam kehidupan mereka, perusahaan berupaya memastikan bahwa anak tetap aktif bergerak dan bereksplorasi.

“Teknologi digunakan bukan untuk hiburan pasif, tetapi sebagai sarana agar anak tetap melibatkan diri secara fisik dan mental,” jelas Christian.

Menurut Belinda, ruang bermain seperti Wonderlab juga menjadi sarana untuk memperkuat ikatan antara anak dan orang tua. Banyak orang tua yang ikut serta dalam menemani anak melewati berbagai tantangan, baik dari awal hingga akhir. Momen tersebut menciptakan pengalaman bonding yang bermakna, sehingga kegiatan bermain bisa menjadi sarana komunikasi dan keterlibatan emosional.

Perkembangan Tumbuh Kembang Anak di Era Digital

Kombinasi antara teknologi dan aktivitas fisik di Wonderlab dinilai mampu menyeimbangkan kebutuhan anak dalam era digital. Fokus pada sensorik dan interaktivitas membantu anak mengembangkan keterampilan kognitif serta motorik secara seimbang. Dalam konteks ini, Belinda menggarisbawahi bahwa kegiatan bermain tetap penting meski dihadapkan pada lingkungan digital yang serba cepat.

Wonderlab berupaya menciptakan ruang bermain yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan pengalaman menyeluruh. Pencahayaan yang dipilih sengaja mengurangi intensitas cahaya untuk membuat pengunjung lebih fokus pada permainan dan interaksi. Tantangan yang disajikan menggabungkan elemen teknologi seperti proyektor atau suara dengan alat permainan tradisional, sehingga memicu kreativitas dan keingintahuan anak.

Pengalaman Bermain sebagai Sarana Belajar

Kelompok usia anak yang bermain di Wonderlab mencakup berbagai rentang, mulai dari balita hingga remaja. Sebagai contoh, permainan dengan konsep puzzle digital memperkuat kemampuan analitis, sementara aktivitas bergerak di lantai bergerak meningkatkan koordinasi tubuh. Christian menambahkan bahwa pendekatan ini memberi ruang bagi anak untuk merasa bebas mengeksplorasi lingkungan sekaligus belajar dengan cara yang menyenangkan.

Menurut Belinda, inovasi ini penting karena anak-anak kini lebih banyak terpapar layar dan kurang bermain di luar ruangan. Dengan Wonderlab, mereka diberi kesempatan untuk tetap bergerak dan berinteraksi secara langsung, yang memperkaya pengalaman belajar mereka. Selain itu, pengunjung juga bisa merasakan suasana bermain yang berbeda dari tempat biasa, karena kombinasi teknologi dan fisik menciptakan dinamika yang menarik.

GHAEIZA KAY RASUFFI, seorang penulis dan peneliti, menyoroti pentingnya ruang bermain yang mendukung tumbuh kembang anak. Menurutnya, inovasi seperti Wonderlab membantu mengatasi tantangan zaman digital, di mana anak lebih rentan menghabiskan waktu di depan layar. Permainan yang dirancang secara kreatif bisa menjadi solusi untuk menjaga keseimbangan antara pendidikan formal dan pengalaman bermain yang edukatif.

Dalam dunia digital yang serba cepat, Wonderlab menawarkan alternatif untuk menumbuhkan keterampilan anak secara holistik. Konsep ini tidak hanya mencakup pembelajaran akademik, tetapi juga melatih kemampuan sosial, kreativitas, dan kepercayaan diri. Dengan menciptakan lingkungan yang menggabungkan teknologi dan fisik, perusahaan berharap memberikan pengalaman bermain yang bermakna bagi anak-anak, sekaligus menghadirkan ruang untuk interaksi yang alami.

Sebagai bagian dari respons terhadap kebutuhan zaman, Wonderlab terus berinovasi untuk menyediakan aktivitas bermain yang bisa diakses oleh anak-anak sekaligus orang tua. Banyak pengunjung melaporkan bahwa kehadiran mereka di ruang bermain ini menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan memperkuat hubungan keluarga. Dengan adanya elemen teknologi yang disesuaikan, aktivitas bermain kini bisa lebih dinamis dan menginspirasi.

Perkembangan Wonderlab juga menunjukkan bahwa pendidikan melalui bermain sedang menjadi tren. Banyak orang tua memilih lokasi seperti ini karena memberikan pembelajaran yang menyenangkan. Selain itu, ruang bermain ini juga membantu anak menyesuaikan diri dengan lingkungan yang lebih kompleks, sekaligus mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Join the discussion