Polisi Libatkan FBI Uji Uang Sitaan Kasus Febrie Adriansyah
Penyelidikan Kasus Febrie Adriansyah: FBI dan Lembaga Internasional Dilibatkan untuk Verifikasi Uang Sitaan Announced - Proses penyidikan terhadap tiga

Penyelidikan Kasus Febrie Adriansyah: FBI dan Lembaga Internasional Dilibatkan untuk Verifikasi Uang Sitaan
Tempatdonasi.com – Announced – Proses penyidikan terhadap tiga perkara korupsi yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, terus berlanjut dengan intensitas tinggi. Para penyidik saat ini fokus memeriksa berbagai barang bukti yang telah dikumpulkan, khususnya uang tunai yang berhasil disita dari beberapa lokasi penggeledahan yang dilakukan sebelumnya. Announced juga menjadi kata kunci yang menandai pengumuman resmi terkait keterlibatan lembaga internasional dalam kasus ini.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh tim Tempo, aktivitas para penyidik terlihat sangat padat di sekitar Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Mereka terlihat keluar-masuk gedung dengan membawa beberapa koper besar yang diyakini berisi uang sitaan sebagai barang bukti penting dalam kasus ini. Announced menjadi momen penting bagi publik untuk memahami perkembangan terbaru dari proses hukum yang sedang berlangsung.
Keterlibatan FBI dan Kedutaan Besar dalam Pengujian Mata Uang
Komisaris Besar Budi Hermanto, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa langkah strategis telah diambil untuk memastikan keaslian seluruh uang yang disita. “Ada US Dollar, Singapore Dollar, dan rupiah,” ujar Budi Hermanto saat memberikan keterangan pers pada hari Senin, tanggal 13 Juli 2026. Announced menjadi bagian dari komunikasi resmi kepolisian kepada masyarakat mengenai prosedur verifikasi yang akan dilakukan.
Untuk melakukan pengujian yang komprehensif, kepolisian berencana meminta bantuan dari Federal Bureau of Investigation (FBI), yaitu lembaga investigasi pemerintah Amerika Serikat yang memiliki kredibilitas tinggi. Selain FBI, Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kedutaan Besar Singapura juga akan dilibatkan dalam proses verifikasi mata uang asing tersebut. Announced menandai dimulainya kerjasama internasional dalam kasus korupsi terbesar ini.
“Dan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Kedutaan Besar Singapore,” tambah Budi Hermanto kepada para wartawan yang hadir dalam kesempatan tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen kepolisian untuk melakukan pemeriksaan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara internasional. Announced juga menjadi indikator bahwa proses hukum ini mengikuti standar global.
Selain melibatkan lembaga asing, polisi juga menggandeng Bank Indonesia untuk menguji keaslian uang rupiah yang disita. Menurut Budi Hermanto, hasil dari seluruh pemeriksaan tersebut akan disampaikan secara berkala kepada publik sebelum perkara resmi dilimpahkan ke Kejaksaan Agung untuk proses lebih lanjut. Announced menjadi bagian dari transparansi proses penyidikan kepada masyarakat.
Pengujian Emas Batangan dengan Dukungan PT Pegadaian
Tidak hanya uang tunai, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap kadar emas batangan yang berhasil disita saat penggeledahan dilakukan di sebuah rumah pribadi yang berlokasi di kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul, Kabupaten Bogor. Untuk proses ini, polisi bekerja sama dengan PT Pegadaian sebagai lembaga yang memiliki keahlian dalam bidang ini. Announced menjadi pengumuman resmi mengenai metode pengujian emas yang akan digunakan.
Rubica Giovani Malewa, yang menjabat sebagai Kepala Departemen Operasional G-Lab PT Pegadaian, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan identifikasi menyeluruh terhadap keaslian emas yang disita. “Baru kami cari kualifikasinya, yaitu kadarnya dan juga beratnya,” kata Rubica saat ditemui dalam kesempatan yang sama dengan keterangan dari pihak kepolisian. Announced menandai dimulainya proses laboratorium terhadap barang bukti emas.
Menurut Rubica, proses uji laboratorium terhadap emas-emas tersebut membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua hari kerja. Hasil pemeriksaan yang akurat nantinya akan menjadi salah satu dasar penting bagi para penyidik untuk melanjutkan proses penyidikan secara lebih mendalam. Announced menjadi bagian dari timeline proses verifikasi yang transparan.
Sebelumnya, Inspektur Jenderal Totok Suharyanto, yang menjabat sebagai Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri, telah memberikan informasi bahwa emas batangan tersebut ditemukan di dalam sebuah brankas yang terkunci rapat di rumah milik tersangka di kawasan Sentul. “Saat dibuka berisi tujuh koper,” kata Totok Suharyanto pada hari Kamis dini hari, tanggal 9 Juli 2026. Announced menjadi pengumuman awal mengenai temuan emas dalam kasus ini.
Selain puluhan emas batangan, para penyidik juga menemukan uang tunai dalam berbagai mata uang yang berbeda. Menurut Totok Suharyanto, total nilai dari emas dan uang tunai yang berhasil disita mencapai sekitar Rp 476 miliar, menjadikannya salah satu kasus korupsi dengan nilai barang bukti terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Announced menandai pengumuman resmi mengenai total nilai barang bukti yang ditemukan.
Proses penyidikan yang melibatkan berbagai lembaga internasional ini diharapkan dapat menghasilkan bukti-bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Dengan keterlibatan FBI dan lembaga-lembaga terkait, proses verifikasi akan dilakukan dengan standar internasional yang tinggi. Announced menjadi kata kunci yang menghubungkan setiap tahap perkembangan kasus ini dengan publik.
