Skip to content
Tekno

Kenapa Gizi pada Telur Dadar Bisa Melebihi Telur Mata Sapi

Sinta Kurniawan - tempatdonasi.com 3 mins read

Pertanyaan ini sering muncul di kalangan masyarakat yang peduli dengan kesehatan dan pola makan. Banyak orang yang menganggap telur ceplok atau telur mata

Kenapa Gizi pada Telur Dadar Bisa Melebihi Telur Mata Sapi

Kenapa Gizi pada Telur Dadar Bisa Melebihi Telur Mata Sapi: Panduan Lengkap

Tempatdonasi.com – Pertanyaan ini sering muncul di kalangan masyarakat yang peduli dengan kesehatan dan pola makan. Banyak orang yang menganggap telur ceplok atau telur mata sapi serta telur dadar sebagai dua hidangan yang berbeda, padahal keduanya berasal dari bahan dasar yang sama. Selain perbedaan bentuk penyajian yang terlihat jelas, perdebatan juga sering muncul mengenai mana yang lebih sesuai untuk menjaga pola makan sehat. Menurut pandangan ahli gizi, kedua jenis telur ini sebenarnya memiliki kandungan nutrisi yang sangat mirip.

Penjelasan dari Ahli Gizi IPB University

Karina Rahmadia Ekawidyani, seorang dosen dari Fakultas Kedokteran dan Gizi di IPB University, memberikan klarifikasi mengenai hal ini. Ia menyatakan bahwa secara keseluruhan, telur ceplok dan telur dadar memiliki komposisi gizi yang hampir identik. Faktor utama yang membedakan keduanya adalah jumlah minyak serta bahan tambahan yang digunakan dalam proses memasak.

Secara umum tidak ada perbedaan kandungan gizi yang berarti antara telur ceplok dan telur dadar. Yang membedakan biasanya adalah kandungan lemak, bergantung dari jumlah minyak yang digunakan untuk memasak.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Karina melalui keterangan tertulis pada hari Jumat, 17 Juli 2026. Ia menjelaskan bahwa perbedaan utama terletak pada kadar lemak yang terkandung, yang sangat dipengaruhi oleh banyaknya minyak yang dipakai saat menggoreng.

Dampak Minyak dan Bahan Tambahan

Telur dadar memiliki potensi untuk mengandung kalori dan lemak yang lebih tinggi dibandingkan telur ceplok. Hal ini terjadi karena telur dadar cenderung menyerap lebih banyak minyak selama proses pemasakannya. Selain itu, penambahan berbagai bahan seperti keju, tepung, sosis, atau daging cincang juga dapat meningkatkan nilai energi pada hidangan tersebut secara signifikan.

Proses memasak, baik pada telur dadar maupun telur ceplok, justru memberikan manfaat positif terhadap kualitas protein yang terkandung di dalamnya. Pemanasan menyebabkan protein mengalami proses denaturasi, yang membuat protein tersebut lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh manusia.

Proses memasak telur dapat meningkatkan daya cerna dan penyerapan protein hingga sekitar 91 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan telur mentah yang hanya sekitar 51 persen.

Suhu Memasak yang Tepat

Meskipun memasak telur memberikan banyak manfaat, Karina mengingatkan agar telur tidak dimasak pada suhu yang terlalu tinggi dalam waktu yang lama. Suhu memasak yang disarankan berkisar antara 60 hingga 80 derajat Celsius. Sementara itu, pemanasan di atas 150 hingga 160 derajat Celsius berpotensi merusak sebagian asam amino dan menurunkan kualitas gizinya secara keseluruhan.

Telur mata sapi. Freepik.com/Jcomp

Saran untuk Menjaga Berat Badan

Bagi masyarakat yang sedang berusaha menjaga berat badan, Karina menyarankan metode memasak tanpa minyak, seperti merebus, membuat poached egg, atau mengukus. Namun, dia menambahkan bahwa telur ceplok maupun telur dadar tetap dapat menjadi pilihan selama penggunaan minyak dibatasi, misalnya dengan memanfaatkan wajan anti lengket atau minyak semprot.

Selain itu, Karina meluruskan anggapan umum bahwa kuning telur sebaiknya dihindari karena kandungan kolesterolnya. Ia menjelaskan bahwa kuning telur justru kaya akan vitamin dan mineral penting bagi tubuh. Berdasarkan berbagai penelitian terbaru, konsumsi telur tidak terbukti meningkatkan risiko penyakit jantung.

Menurutnya, peningkatan kolesterol darah lebih dipengaruhi oleh konsumsi pangan tinggi lemak jenuh dan lemak trans yang dikonsumsi bersamaan dengan makanan sumber kolesterol. Karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tidak ragu mengonsumsi telur sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang dengan tetap memperhatikan cara pengolahannya.

Join the discussion